Monday, May 24, 2010

stupidity: that guy again

Sementara menunggu spaghetti-nya direbus, saya ingin menceritakan salah satu tindakan tolol yang pernah saya lakukan terkait dengan seorang cowo yang ngga saya kenal tapi tinggal selantai dengan saya dan diam-diam saya kagumi. Haha.
Yep. I can do really stupid things sometimes. Jadi waktu itu turun dari bikun, dan hendak menyebrang ke barel. Pada saat itulah, I saw him! Him! I didn't see his face, I only saw his back. Tapi dari caranya berjalan uda cukup untuk mengetahui kalo itu adalah dia, DIA yang tak kuketahui namanya. Haha.
Dan dengan bodohnya, dengan penuh semangat, saya mengejarnya. Harus se-lift! Harus se-lift!, pikirku. Saya pun berlari sampe ngos-ngosan. Eh taunya di barel banyak rintangan menghadang. Motorlah. Oranglah. Di gang sempit itu apalagi, ada tiga cewe jalan sambil ngegosip dan jalannya amat pelan dan saya ngga bisa nerobos. Si dia uda di ujung gang! Yaaa, akhirnya saya pasrah. Mungkin belum waktunya saya se-lift dengannya lagi. Waktu mau nyebrang jalanan margonda yang angker, dia juga uda di ujung sana. Hahaha. Pasrah.
Dengan kecewanya waktu itu nyampe di lift, dianya ngga ada. Waktu nyampe di lantai empat, dianya juga ngga terlihat di mana-mana. Kesimpulan saya, dia sudah masuk kamar. Apa saya ketok aja ya pintu kamarnya? Pura-pura salah kamar.

In the end, I realized it was just one of my stupid acts, untuk menghibur diri.
Hahaha. Sekian. Saya mau makan spaghetti. :)

No comments:

Post a Comment